DEKON

Perumusan Visi SMK N Jateng Di Purbalingga

Kegiatan Pendampingan Individu oleh Pengajar Praktik dalam perumusan Visi Sekolah.

Kegiatan Elaborasi

Elaborasi pemahaman adalah proses memperdalam pemahaman terhadap materi yang telah diberikan.

Ruang Kolaborasi

Aktivitas yang dapat dilakukan oleh Calon Guru Penggerak (CGP), seperti masuk ke Ruang Virtual untuk diskusi, masuk ke Ruang Virtual untuk presentasi, dan mengumpulkan tugas.

Profil Blogger

Saya adalah seorang guru Kejuruan Teknik Pemesinan CNC dan CAM SMK N Jateng Di Purbalingga.

Aksi Nyata

Aksi Nyata adalah kegiatan konkret yang dilakukan oleh seorang Guru Penggerak dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah.

Thursday, August 22, 2024

LOKAKARYA 2

 LOKAKARYA 2


               Video Kegiatan lokakarya 2 bisa dilihat di link : Lokakarya 2



    LOKAKARYA 1

     Lokakarya 1

    • Pemahaman bermakna: Komunitas Praktisi sebagai wadah untuk mengembangkan kompetensi pemimpin pembelajaran dalam menggerakkan ekosistem pendidikan.

    • Produk yang dihasilkan: Pemetaan komunitas praktisi yang sudah ada untuk mengoptimalkan perannya sebagai guru penggerak.


                 Video Lokakarya 1 bisa dilihat di link ini : Lokakarya 1



    LOKAKARYA ORIENTASI

     LOKAKARYA ORIENTASI

    Pada minggu pertama Program Guru Penggerak, diadakan Lokakarya Orientasi yang merupakan tahap awal dalam perjalanan pengembangan kompetensi guru penggerak. Lokakarya ini dirancang untuk memberikan pemahaman yang mendalam mengenai proses belajar yang akan dijalani serta pentingnya melibatkan seluruh ekosistem sekolah dalam proses tersebut.

    Pemahaman Bermakna Proses Belajar

    Proses belajar di Program Guru Penggerak bukan sekadar transfer pengetahuan, tetapi sebuah perjalanan pengembangan kompetensi yang bermakna. Dalam lokakarya ini, para peserta diajak untuk memahami bahwa pengembangan kompetensi guru penggerak harus melibatkan seluruh ekosistem sekolah, termasuk kepala sekolah, rekan guru, siswa, dan masyarakat sekitar. Dengan kolaborasi yang kuat antar berbagai pihak, transformasi pendidikan yang diharapkan dapat tercapai dengan lebih efektif.

    Produk yang Dihasilkan

    Selama lokakarya orientasi ini, peserta menghasilkan beberapa produk penting yang akan menjadi landasan bagi perjalanan mereka sebagai guru penggerak:

    1. Kesepakatan Peran CGP dan Kepala Sekolah

      • Dalam sesi ini, guru penggerak bersama kepala sekolah berdiskusi dan menyepakati peran masing-masing dalam mendukung proses pengembangan kompetensi. Kesepakatan ini mencakup tanggung jawab dan harapan yang jelas, sehingga kedua belah pihak dapat bekerja sama secara sinergis untuk mencapai tujuan program.

    2. Peta Posisi Diri

      • Peserta diajak untuk melakukan refleksi diri guna memahami posisi mereka saat ini dalam konteks kompetensi sebagai guru penggerak. Dengan peta posisi diri, peserta dapat mengidentifikasi kekuatan dan area yang perlu dikembangkan, serta menetapkan tujuan pribadi untuk pengembangan kompetensi mereka ke depan.

    3. Rencana Pengembangan Kompetensi CGP

      • Berdasarkan peta posisi diri dan kesepakatan peran dengan kepala sekolah, peserta menyusun rencana pengembangan kompetensi yang spesifik dan terukur. Rencana ini mencakup langkah-langkah konkret yang akan diambil oleh guru penggerak untuk meningkatkan kompetensi mereka, dengan dukungan dan bimbingan dari kepala sekolah serta ekosistem sekolah lainnya.

    Proses Lokakarya

    Lokakarya Orientasi dilaksanakan melalui beberapa tahapan:

    1. Pembukaan dan Penjelasan Program: Instruktur membuka lokakarya dengan penjelasan mengenai tujuan program, pentingnya peran guru penggerak, dan harapan yang diinginkan.

    2. Diskusi Kelompok: Peserta dibagi ke dalam kelompok kecil untuk berdiskusi mengenai peran dan tanggung jawab masing-masing, serta bagaimana mereka dapat saling mendukung dalam proses pengembangan kompetensi.

    3. Refleksi Individu dan Penyusunan Peta Posisi Diri: Peserta melakukan refleksi individu untuk memahami posisi mereka saat ini dan menyusun peta posisi diri.

    4. Pembahasan dan Penyusunan Kesepakatan Peran: Guru penggerak dan kepala sekolah berdiskusi untuk menyusun kesepakatan peran yang jelas dan terukur.

    5. Penyusunan Rencana Pengembangan Kompetensi: Peserta menyusun rencana pengembangan kompetensi berdasarkan refleksi dan kesepakatan yang telah dibuat.

    Penutup

    Lokakarya Orientasi minggu pertama ini adalah langkah awal yang penting dalam perjalanan para guru penggerak. Dengan pemahaman yang mendalam tentang proses belajar yang melibatkan ekosistem sekolah dan produk-produk yang dihasilkan, diharapkan para guru penggerak dapat menjalani program ini dengan komitmen yang tinggi dan semangat kolaborasi.

    Video Kegiatan Lokakarya Orientasi bisa di lihat di Link : Lokakarya Orientasi





    Penugasan Modul 1.4

     

    Ruang Kolaborasi Modul 1.4 - Presentasi dan Diskusi 

    To-do date: 7 Agu at 7:00


    Durasi
     : 3 JP
    Moda :  Presentasi dan Diskusi 

     

    Pada sesi dua di ruang kolaborasi ini, CGP akan berdiskusi secara virtual bersama fasilitator dengan ketentuan sebagai berikut:

    1. Setiap kelompok akan menyajikan hasil analisis studi kasus yang telah didiskusikan dalam kerja kelompok sebelumnya.
    2. Setiap kelompok penyaji akan mendapatkan satu kelompok hadirin yang bertugas memberikan tanggapan atau masukan konstruktif atas presentasi kelompok penyaji. Tentunya setelahnya kelompok lain dipersilakan memberikan tanggapan mereka juga.
    3. Perhatikan rubrik penilaian forum diskusi pada Rubrik Penilaian Ruang Kolaborasi.

    Silahkan klik tombol Masuk Ruang Virtual di bawah untuk mengikuti kegiatan diskusi.

     Ruang Kolaborasi hari Rabu, 7 Agustus 2024 pukul 13.00 wib

    Hasil Diskusi dan presentasi bisa dilihat di link : Analisa Kasus dan Penerapan Rstitusi


    Demonstrasi Konstektual - Modul 1.4

    • Batas waktu 14 Agu jam 23:59
    •  
    • Format isian teks, url website, or unggah dokumen

    Durasi :  4 JP 
    Moda: Mandiri
    Tujuan Pembelajaran Khusus: CGP dapat mempraktikan pemahaman mereka tentang penerapan segitiga restitusi dengan murid di sekolahnya.

    Bapak dan Ibu calon guru penggerak,

    Setelah mempelajari konsep-konsep inti dalam modul ini, sekarang saatnya Anda mendemonstrasikan pemahaman Anda secara kontekstual atau di ranah sekolah Anda.

    Pada tahap demonstrasi kontekstual ini, Anda akan melaksanakan praktik segitiga restitusi terhadap satu murid di sekolah Anda dengan ketentuan-ketentuan sebagai berikut:

    1. Buatlah skenario lengkap untuk melaksanakan praktik segitiga restitusi terhadap dua (2) kasus mengenai murid yang melanggar peraturan di sekolah Anda. 
    2. Ajaklah satu murid Anda untuk melakukan praktik segitiga restitusi tersebut.
    3. Lakukan praktik segitiga restitusi. Minta tanggapan murid Anda mengenai perasaan mereka ketika Anda melakukan praktik segitiga restitusi itu. 
    4. Rekamlah praktik segitiga restitusi sesuai dengan skenario yang telah dibuat beserta tanggapan dari murid Anda dalam bentuk video.
    5. Unggah video praktik segitiga restitusi ke kanal YouTube/Google Drive Anda dan sematkan tautannya pada LMS.
    6. Perhatikan rubrik penilaian untuk demonstrasi kontekstual 

    Hasil Skenario praktik segitiga restitusi bisa dilihat di link : Skenario Segitiga Restitusi 

    Hasil Video Praktik segitiga Restitusi Bisa dilihat di link : Praktik Segitiga Restitusi




    Koneksi Antar Materi - Modul 1.4
  • Batas waktu 19 Agu jam 23:59
  •  
  • Format isian teks, url website, or unggah dokumen

    Durasi : 2 JP
    Moda : Forum Diskusi Tertulis dan  Penugasan Mandiri
    Tujuan Pembelajaran Khusus:

            • CGP memahami keterkaitan konsep budaya positif dengan materi pada modul 1.1, 1.2 dan 1.3.
            • CGP dapat menyusun langkah dan strategi yang lebih efektif, konkret, dan realistis untuk mewujudkan budaya positif di sekolah.

    Pada tahap ini Anda diajak untuk meninjau ulang keseluruhan materi pembelajaran di paket Modul 1 dan membuat sebuah koneksi antar materi yang sudah Anda pelajari. Anda akan membuat sebuah kesimpulan dan refleksi yang disajikan dalam bentuk media informasi. Format media dapat disesuaikan dengan minat dan kreativitas Anda. Contoh media yang dapat dibuat: artikel, ilustrasi, grafik, video, rekaman audio, screencast presentasi, artikel dalam blog, dan lainnya. Selanjutnya, unggah media informasi yang telah dibuat ke Google Drive/Youtube Anda, dan jangan lupa untuk mengklik Bagikan/Shared agar bisa diakses oleh fasilitator.

    Bacalah panduan berikut untuk membantu Anda membuat kaitan tersebut.

    1. Buatlah sebuah kesimpulan mengenai peran Anda dalam menciptakan budaya positif di sekolah dengan menerapkan konsep-konsep inti seperti disiplin positif, motivasi perilaku manusia (hukuman dan penghargaan), posisi kontrol restitusi, keyakinan  sekolah/kelas, segitiga restitusi dan keterkaitannya dengan materi sebelumnya yaitu Filosofi Pendidikan Nasional Ki Hadjar Dewantara, Nilai dan Peran Guru Penggerak,  serta Visi Guru Penggerak. 
    2. Buatlah sebuah refleksi dari pemahaman Anda atas keseluruhan materi Modul Budaya Positif ini dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut ini:
    1. Sejauh mana pemahaman Anda tentang konsep-konsep inti yang telah Anda pelajari di modul ini, yaitu: disiplin positif, teori kontrol,  teori motivasi, hukuman dan penghargaan, posisi kontrol guru, kebutuhan dasar manusia, keyakinan kelas, dan segitiga restitusi. Adakah hal-hal yang menarik untuk Anda dan di luar dugaan?
    2. Perubahan apa yang terjadi pada cara berpikir Anda dalam menciptakan budaya positif di kelas maupun sekolah Anda setelah mempelajari modul ini?
    3. Pengalaman seperti apakah yang pernah Anda alami terkait penerapan konsep-konsep inti dalam modul Budaya Positif baik di lingkup kelas maupun sekolah Anda?
    4. Bagaimanakah perasaan Anda ketika mengalami hal-hal tersebut?
    5. Menurut Anda, terkait pengalaman dalam penerapan konsep-konsep tersebut, hal apa sajakah yang sudah baik? Adakah yang perlu diperbaiki?
    6. Sebelum mempelajari modul ini, ketika berinteraksi dengan murid, berdasarkan 5 posisi kontrol, posisi manakah yang paling sering Anda pakai, dan bagaimana perasaan Anda saat itu? Setelah mempelajari modul ini,  posisi apa yang Anda pakai, dan bagaimana perasaan Anda sekarang? Apa perbedaannya? 
    7. Sebelum mempelajari modul ini, pernahkah Anda menerapkan segitiga restitusi ketika menghadapi permasalahan murid Anda? Jika iya, tahap mana yang Anda praktekkan dan bagaimana Anda mempraktekkannya?
    8. Selain konsep-konsep yang disampaikan dalam modul ini, adakah hal-hal lain yang menurut Anda penting untuk dipelajari dalam proses menciptakan budaya positif baik di lingkungan kelas maupun sekolah?

    Refleksi Anda akan dinilai dengan menggunakan rubrik penilaian yang disajikan dibawah.

    Setelah membuat koneksi antar materi, Anda juga diminta untuk menyusun langkah dan strategi yang lebih efektif, konkret, dan realistis untuk mewujudkan budaya positif di sekolah dengan mengisi Tabel Rancangan Tindakan Aksi Nyata dan mengunggahnya ke LMS: 
    Tabel Rancangan Tindakan Aksi Nyata

    Hasil Koneksi antar Materi berbentuk artikel diposting di link ini : Artikel di posting di BLOG
     
    Download Artikel dalam Blog : Artikel

    Hasil Rancangan Tindakan untuk Aksi Nyata Modul 1.4 bisa dilihat di link : Rancangan Tindakan Aksi Nyata Modul 1.4



    Penugasan Modul 1.3

    Unggah Tugas Ruang Kolaborasi - Modul 1.3


    Batas waktu 25 Jul jam 23:59

    Format isian teks, url website, or unggah dokumen


    Tujuan Pembelajaran Khusus:  CGP dapat menyusun rencana BAGJA dari kalimat prakarsa perubahan sebagai bentuk ejawantah visi yang mempertimbangkan Profil Pelajar Pancasila, aset, dan operasionalisasi pencapaiannya.

    Bapak dan Ibu Calon Guru Penggerak (CGP)

    Ruang Kolaborasi memberikan ruang perjumpaan bagi Anda untuk bekerja sama dalam merencanakan prakarsa perubahan untuk mewujudkan visi. Setelah mempresentasikan hasil kerja kelompok dan memperoleh umpan balik dari kelompok lain, silakan Bapak/Ibu kirimkan hasil kerja kelompok tadi sesuai dengan petunjuk.

    Hasil kerja kelompok bisa dilihat di link ini : Rencana BAGJA Kelompok


    Demonstrasi Kontekstual - Modul 1.3

    • Batas waktu 29 Jul jam 23:59
    •  
    • Format isian teks, url website, or unggah dokumen

    Durasi : 4 JP
    Moda:  Penugasan mandiri
    Tujuan Pembelajaran:

            1. CGP mempraktekan penerapan paradigma Inkuiri Apresiatif untuk mengidentifikasi potensi diri dan membuat kalimat prakarsa perubahannya.
            2. CGP menyusun BAGJA menurut kalimat prakarsa perubahan diri yang telah dibuat untuk kemudian menjalankannya.

    Selamat datang kembali di sesi pembelajaran ke 4!

    Pada bagian ini, Bapak/Ibu Calon Guru Penggerak akan ditantang untuk menjalankan model manajemen perubahan Inkuiri Apresiatif BAGJA secara nyata. Sebagai latihan, Anda diminta untuk menjalankan tahapan BAGJA untuk menghasilkan sebuah rekomendasi perubahan.

    Sebagai tambahan, Anda juga dapat menyimak terlebih dahulu paparan Jon Townsin seorang Psikolog Organisasi yang menjelaskan inkuiri apresiatif dalam video berikut sebagai filosofi dan proses untuk memanfaatkan kekuatan dan pengalaman semua orang yang berada dalam suatu sistem untuk mewujudkan yang diinginkan.

    Pada tugas Demonstrasi Kontekstual kali ini, Bapak/Ibu diminta membuat rancangan tindakan perubahan berdasarkan tahapan B-A-G-J-A untuk mulai melakukan perubahan pada diri sendiri sehingga semakin berdaya dalam berpihak pada murid. Temukan potensi dan kekuatan, juga hal baru dalam diri Bapak/Ibu yang dapat membawa manfaat untuk murid. 

    Hasil Rancangan Tindakan bisa dilihat di link ini : Rancangan BAGJA Diri Sendiri


    Koneksi Antar Materi Modul 1.3

    Durasi : 2 JP
    Moda : Mandiri
    Tujuan Pembelajaran: CGP dapat mengaitkan materi-materi yang telah dipelajari dan materi lain yang relevan ke dalam rencana manajemen perubahan yang menerapkan paradigma dan model inkuiri apresiatif. 

    Apa yang Bapak/Ibu pahami mengenai kaitan peran pendidik dalam mewujudkan filosofi pendidikan Ki Hadjar Dewantara dan Profil Pelajar Pancasila pada murid-muridnya dengan paradigma inkuiri apresiatif (IA) di sekolah Bapak/Ibu? 

    Pendampingan Individu (PI) 2

      




    • Waktu: Kurun waktu seminggu sebelum lokakarya 2

    • Tema Pendampingan: Perubahan paradigma pemimpin pembelajaran

    • Fokus Pendampingan:

      • Diskusi refleksi diri tentang lingkungan belajar di sekolah 

      • Diskusi refleksi perubahan diri setelah mempelajari modul 1.1, 1.2 dan 1.3

      • Diskusi rencana merintis komunitas praktisi di sekolah, berdasarkan hasil pemetaan di lokakarya 1

      • Mengkomunikasikan visi dan prakasra perubahan ke KS dan warga sekolah dengan dimoderasi oleh PP

    • Panduan fasilitasi Diskusi Visi dan Prakarsa Perubahan Sekolah: klik disini

    • Format umpan balik 360: klik disini


    Panduan Memfasilitasi Diskusi Visi dan 

    Prakarsa Perubahan Sekolah

     

    Pengantar

    Di dalam sesi ini CGP didampingi oleh Pengajar Praktik akan memimpin diskusi penyelarasan visi dan prakasa perubahan sekolah. Peserta diskusi terdiri dari guru, kepala sekolah dan tenaga kependidikan di sekolah CGP.

    Persiapan Diskusi:

    ● Pastikan semua peserta berada dalam posisi nyaman untuk diskusi. Jika memungkinkan posisi tempat duduk dibuat melingkar sehingga semua orang berada dalam posisi setara.

    ● Siapkan alat fasilitasi untuk memandu diskusi. Contoh dapat menggunakan plano, papan tulis, atau kertas yang berisi pertanyaan kunci untuk diisi peserta.

    ● Pengajar Praktik bertugas memastikan CGP siap untuk memfasilitasi diskusi bersama guru, kepala sekolah dan tenaga kependidikan.

    Langkah Fasilitasi Diskusi:

    ● Pengajar Praktik (PP) membuka pertemuan dan menyampaikan tujuan diskusi yaitu : “Mendiskusikan cita-cita/visi warga sekolah terhadap murid di masa yang akan datang”

    ●  PP menyampaikan susunan acara pertemuan, yaitu:

    a.     Pengantar tujuan diskusi

    b.     Merumuskan kalimat rumpang dan melihat visi sekolah

    c. Mengidentifikasi perilaku yang mencerminkan visi

    d.     Mendiskusikan inisiatif perubahan yang dapat dilakukan di sekolah.

    e.     Penutup

    ●Pengajar Praktik memberikan penguatan terhadap proses diskusi yang akan dilakukan yaitu:

    “Bapak dan ibu sekalian, dalam proses pendidikan, CGP telah belajar membuat visi dirinya sebagai pendidik. Proses ini diharapkan menjadi dasar untuk mengembangkan visi sekolah yang berpihak kepada murid. Diskusi hari ini merupakan bagian dari proses belajar CGP untuk memfasilitasi visi atau cita-cita sekolah ini untuk murid bersama rekan sejawat dan kepala sekolah.


    Meskipun menjadi bagian dari proses belajar CGP, namun proses diskusi ini diharapkan menjadi refleksi bersama terhadap visi sekolah tempat bapak dan ibu sekarang bertugas. Sehingga, saya berharap semua pihak dapat terlibat aktif dalam proses diskusi ini.

    Pengajar praktik dipersilakan menyampaikan penguatan lainnya yang relevan dengan topik diskusi.

    ● Pengajar Praktik kemudian menyerahkan forum diskusi kepada CGP.

    Jika dibutuhkan PP dapat membantu CGP dalam fasilitasi pertemuan. Namun, usahakan CGP mandiri untuk memimpin diskusi.

    ●  CGP kemudian memfasilitasi pertemuan dengan langkah-langkah:

    a. CGP meminta guru dan kepala sekolah memandu guru dan kepala sekolah untuk merumuskan kalimat rumpang di bawah ini:

    Kalimat Rumpang “Cita-Cita Untuk Murid”

     

    Kita memimpikan murid-murid yang ………………………………..

     

    Kita percaya bahwa murid adalah…………………………………….

     

    Di sekolah, kita mengutamakan ………………………………..…….

     

    Murid di sekolah kita sadar betul bahwa……………………………

     

    Kita, warga di sekolah ini yakin untuk ……………………………..

     

    Kita dan warga di sekolah ini paham bahwa ……………..…………

    b. Dalam memandu merumuskan kalimat rumpang, CGP bisa meminta guru dan kepala sekolah mengisi terlebih dahulu secara tertulis atau langsung memberikan pendapatnya (CGP dipersilakan menyesuaikan kondisi).

    c. Jika dalam forum diskusi peserta terlihat bingung maka CGP dibantu Pengajar Praktik dapat mengaitkan dengan merdeka belajar dan profil pelajar pancasila.


    Pastikan cita-cita yang dirumuskan sesuai dan kontekstual dengan kondisi di lingkungan sekolah.

    d. CGP kemudian menyimpulkan kalimat rumpang berdasarkan diskusi. Pastikan hasil kesimpulan kalimat rumpang tercatat dan terdokumentasikan dengan baik.

    e. CGP selanjutnya mengajak guru dan kepala sekolah memperhatikan visi yang ada di sekolah. (Jika diperlukan, cetak terlebih dahulu dokumen visi yang ada di sekolah dan dibagikan di dalam forum). CGP kemudian mengajukan pertanyaan:

    §  Apakah visi sekolah kita selama ini sudah selaras dengan cita-cita kita untuk murid? Jika sudah selaras dengan cita-cita pada poin d, maka diskusi dapat dilanjutkan ke poin f.

    §  Adakah yang ingin disesuaikan atau ditambahkan dari visi sekolah kita? Jika iya, apa saja? Tuliskan masukan-masukan dari peserta diskusi kemudian susun bersama hingga menjadi kalimat visi.

    f.   CGP kemudian menyimpulkan hasil diskusi terkait visi sekolah. Tanyakan kembali apakah semua peserta diskusi setuju dengan kalimat visi yang disimpulkan.

    g. CGP mengajak peserta diskusi merincikan sikap dan perilaku murid, guru, kepala sekolah, serta orang tua yang mencerminkan visi yang dirumuskan tersebut. Jika dibutuhkan CGP dapat memberikan contoh perilaku yang konkret:

    “(a) Guru masuk tepat waktu, ramah kepada anak, mengajar dengan menyenangkan; (b) Orang tua yang mendampingi anak belajar; (c) Murid yang disiplin dan sopan terhadap guru; dan lainnya.”

    h. CGP dan Pengajar Praktik perlu memastikan hasil diskusi tercatat dengan baik.

    i.   CGP kemudian menggali pendapat peserta terkait inisiatif/prakarsa perubahan yang dapat dilakukan untuk mewujudkan perilaku yang mencerminkan visi sekolah. Beberapa pertanyaan yang dapat digunakan seperti:

    a.  Apa inisiatif perubahan yang dapat dilakukan bersama untuk mencapai visi sekolah?

    b. Apa saja kolaborasi yang dapat dilakukan guru, orang tua, kepala sekolah untuk mewujudkan visi sekolah?

                        c. Apa bentuk kegiatan yang dapat dilakukan guru, orang tua, kepala sekolah agar visi sekolah dapat tercapai?

    d.  Apa saja langkah konkret yang akan dilakukan untuk merealisasikan rancangan prakarsa perubahan ini? Bagaimana rancangan waktunya?   Dan lainnya.

    e.  CGP menyimpulkan keseluruhan sesi dan menyerahkan forum kepada Pengajar Praktik.